Disway Award

Skandal Integritas Liga Saudi, Ivan Toney dan Galeno Tuding Wasit Bantu Ronaldo Juara

Skandal Integritas Liga Saudi, Ivan Toney dan Galeno Tuding Wasit Bantu Ronaldo Juara

Cristiano Ronaldo-cristiano-instagram.com

INFORADAR.ID - Integritas Liga Pro Saudi (Saudi Roshn League) kini tengah diguncang isu miring. Dua bintang Al-Ahli, Ivan Toney dan Galeno, secara terbuka melontarkan tuduhan bahwa kepemimpinan wasit cenderung memihak Al-Nassr guna memuluskan langkah Cristiano Ronaldo meraih gelar juara musim ini.

Ketegangan ini memuncak setelah Al-Ahli ditahan imbang 1-1 oleh Al-Fayha pada Rabu kemarin. Hasil tersebut membuat Al-Ahli tertahan di posisi ketiga, tertinggal empat poin dari Al-Nassr yang berada di peringkat kedua.

Ivan Toney, yang mencetak gol ke-27 musim ini dalam laga tersebut, meluapkan kemarahannya terkait dua insiden penalti yang diabaikan wasit. Ia merasa ada kejanggalan pada keputusan sang pengadil di momen-momen krusial perebutan gelar.

"Poin pembicaraan utama adalah dua penalti itu, itu jelas sekali. Ketika kami mencoba berbicara dengan wasit, dia justru menyuruh kami untuk 'fokus pada AFC (Liga Champions)'. Bagaimana bisa wasit mengatakan hal itu di tengah pertandingan liga?" ujar Toney seperti dilansir dari Goal.

BACA JUGA:Barcelona Tumbang 0-2 dari Atletico Madrid, Kartu Merah Cubarsi Jadi Sorotan

BACA JUGA:Materazzi Semprot Man United, Jual McTominay ke Napoli Adalah Kesalahan Besar

Saat ditanya siapa yang diuntungkan dari keputusan tersebut, Toney menjawab dengan sindiran tajam. "Kita tahu siapa, siapa yang kita kejar (Al-Nassr)? Sungguh gila bagaimana Anda bisa memilih menutup mata di momen krusial. Jelas apa yang sedang memengaruhi di sini," tambahnya.

Galeno: Serahkan Saja Trofinya kepada Satu Orang

Kritik lebih pedas datang dari rekan setim Toney, Galeno. Melalui unggahan di media sosial, pemain asal Brasil ini menuduh bahwa liga secara aktif berusaha memberikan trofi kepada Cristiano Ronaldo dengan cara menyingkirkan rival-rival Al-Nassr.

"Serahkan saja trofi itu, itulah yang mereka inginkan. Mereka ingin menyingkirkan kami dengan cara apa pun demi menyerahkan trofi kepada satu orang. Ini benar-benar bentuk kurangnya rasa hormat terhadap klub kami," tulis Galeno dalam postingan yang dikutip Daily Mail.

Merespons protes keras para pemainnya, manajemen Al-Ahli mengeluarkan pernyataan resmi yang menyatakan ketidakpuasan mendalam atas kinerja wasit pada pekan ke-29 tersebut. Klub berjuluk The Royals ini menuntut transparansi penuh dari pihak liga.

BACA JUGA:Selamat Tinggal Pos Ronda, Domino Kini Resmi Jadi Olahraga Prestasi di Banten

BACA JUGA:Kota yang Tersandera Kabel dan Baliho

"Kesalahan wasit berdampak langsung pada hasil pertandingan dan posisi tim dalam perebutan gelar. Kami menuntut pihak liga untuk merilis rekaman audio komunikasi VAR," bunyi pernyataan resmi klub.

Pihak Al-Ahli juga mempertanyakan mengapa wasit di lapangan diduga memerintahkan pemain mereka untuk mengalihkan fokus ke kompetisi tingkat benua (AFC), di saat laga domestik sedang berlangsung dengan tensi tinggi.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Liga Pro Saudi maupun Al-Nassr belum memberikan tanggapan resmi terkait tuduhan keberpihakan tersebut. Namun, insiden ini semakin meningkatkan tekanan bagi Al-Nassr untuk mengamankan gelar pertama mereka di era Cristiano Ronaldo di tengah pengawasan ketat publik terhadap kualitas perwasitan di Arab Saudi.

BACA JUGA:Fenomena Gagal Melamar Kerja di Luar Negeri: Apa Saja Penyebab Utamanya?

BACA JUGA:Taklukan Australia 3-2, Indonesia jadi Juara Grup B Piala AFF Futsal 2026

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: