Disway Award

Arsenal Gagal Quadruple, Arteta: Saya yang Bertanggung Jawab

Arsenal Gagal Quadruple, Arteta: Saya yang Bertanggung Jawab

arsenal-instagram/arsenal-

​INFORADAR.ID - Harapan Arsenal untuk meraih quadruple atau empat gelar dalam semusim resmi sirna. Dalam kurun waktu dua pekan, skuad asuhan Mikel Arteta harus merelakan dua peluang juara hilang setelah menelan kekalahan beruntun di kompetisi piala domestik.

​Terbaru, langkah The Gunners di Piala FA terhenti di babak perempat final pada Minggu (5/4/2026). Bermain di Stadion St Mary’s, Arsenal menyerah 1-2 di tangan klub kasta kedua (Championship), Southampton FC.

Hasil minor ini menyusul kekalahan 0-2 dari Manchester City pada final Piala Liga (Carabao Cup) yang berlangsung sebelum jeda internasional, 22 Maret lalu.

​Kini, Arsenal hanya menyisakan dua kompetisi untuk mengakhiri musim dengan trofi. Di Premier League, Bukayo Saka dan kawan-kawan masih kokoh di puncak klasemen dengan koleksi 70 poin, unggul sembilan angka dari Manchester City di posisi kedua (61 poin). Namun, City masih menyimpan tabungan satu pertandingan lebih banyak (30 laga) dibandingkan Arsenal (31 laga).

BACA JUGA:Singkirkan Leverkusen, Arsenal Melaju ke Perempat Final Liga Champions

BACA JUGA:Ditahan Imbang West Ham 1-1, Manchester City Gagal Pangkas Jarak Arsenal

​Satu asa lainnya ada di panggung Eropa. Arsenal dijadwalkan menghadapi Sporting CP di perempat final Liga Champions. Jika berhasil melaju ke semifinal, mereka sudah ditunggu pemenang antara FC Barcelona atau Atletico Madrid.

Jalan menuju juara diprediksi akan sangat terjal mengingat raksasa seperti Real Madrid, Bayern Munchen, Liverpool, hingga juara bertahan Paris Saint-Germain masih bersaing di sisi bagan lainnya.

​Menanggapi kegagalan timnya di dua ajang beruntun, Mikel Arteta enggan menyalahkan anak asuhnya. Pelatih asal Spanyol itu justru pasang badan atas hasil buruk tersebut.

BACA JUGA:Gol Bersejarah Max Dowman Perkokoh Arsenal di Puncak Klasemen

BACA JUGA:Kai Havertz Selamatkan Arsenal dari Kekalahan di Markas Leverkusen

​"Seseorang harus bertanggung jawab dan itu adalah saya. Dalam sebuah musim, Anda akan selalu menghadapi momen-momen krusial, dan sayangnya kali ini kami gagal memanfaatkannya dengan baik," ujar Arteta sebagaimana dikutip dari Football London.

​Arteta juga menepis anggapan bahwa kebijakan rotasi pemain menjadi penyebab kekalahan dari Southampton. Dalam laga tersebut, hanya Gabriel Magalhaes yang menjadi pemain inti reguler yang turun sejak menit awal.

​"Saya tidak akan menyalahkan pemain. Sebaliknya, saya bangga kepada mereka. Beberapa pemain bahkan memaksakan diri tampil meski dalam kondisi kelelahan yang luar biasa," jelasnya kepada BBC.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: