Disway Award

Fenomena "Psikolog Dadakan": Mengapa Gen Z Begitu Mudah Melabeli Orang Lain NPD?

Fenomena

NPD-Pinterest-

INFORADAR.ID– Belakangan ini, jika Anda menjelajahi kolom komentar di TikTok atau X, istilah NPD seolah telah menjadi kosakata wajib bagi netizen, khususnya dari kalangan Gen Z

Singkatan dari Narcissistic Personality Disorder atau Gangguan Kepribadian Narsistik ini mendadak populer sebagai senjata pamungkas untuk melabeli siapa saja yang dianggap merugikan secara emosional. 

Mulai dari mantan kekasih yang hobi berbohong, teman yang haus perhatian, hingga figur publik yang kontroversial, semuanya dengan mudah dicap sebagai "seorang narcissist" oleh para pengguna media sosial.

Fenomena ini didorong oleh masifnya konten edukasi kesehatan mental yang bertebaran di internet.

BACA JUGA:Fenomena Cancel Culture dan Cringe Culture di kalangan Gen Z

BACA JUGA:April Mop atau Fakta? 5 Berita Viral Hari Ini yang Harus Kamu Cek Ulang Sebelum Di-Share!

Gen Z, yang dikenal sebagai generasi yang paling peduli pada isu kesehatan mental, sangat cepat menyerap istilah-istilah psikologi untuk memvalidasi pengalaman buruk mereka. 

Mengatakan seseorang memiliki gangguan kepribadian NPD memberikan rasa kepastian dan kekuatan secara intelektual dibandingkan sekadar menyebut mereka "jahat" atau "egois". 

Label ini seolah menjadi tameng pelindung sekaligus pembenaran bahwa rasa sakit hati yang dialami adalah akibat dari gangguan mental orang lain, bukan sekadar dinamika hubungan yang gagal.

Namun, para ahli kesehatan mental mulai menyuarakan kekhawatiran terhadap tren "diagnosis mandiri" atau armchair psychology ini. 

BACA JUGA:Lagu Risk It All Jadi Backsound Konten Bucin di Media Sosial, Ini Makna dan Alasan Viral

BACA JUGA:Gen Z Belum 30 Tahun, Tapi Sudah Melewati Empat Krisis Besar Dunia

Secara klinis, NPD adalah gangguan kepribadian yang sangat kompleks dan tidak bisa ditentukan hanya melalui potongan video berdurasi 15 detik atau cerita sepihak di media sosial. 

Seseorang baru bisa dinyatakan mengidap NPD jika memenuhi kriteria medis yang ketat, seperti pola rasa mementingkan diri sendiri yang ekstrem, kebutuhan akut akan pujian, dan yang paling krusial adalah ketiadaan empati yang mendalam. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait