Disway Award

3 Alasan Bridgerton Season 5 Mengecewakan! Banyak Dilewatkan Penggemar

3 Alasan Bridgerton Season 5 Mengecewakan! Banyak Dilewatkan Penggemar

Hannah Dodd sebagai Francesca Bridgerton dan Masali Baduza sebagai Michaela Stirling-@bridgertonnetflix-Instagram

INFORADAR.ID - Netflix mengumumkan Bridgerton Season 5 akan segera hadir, alih-alih disambut bahagia, banyak penonton yang justru merasa kecewa.

"Para anggota bersukacitalah! Bridgerton Season 5 sudah masuk tahap produksi," tulisnya yang menampilkan foto Hannah Dodd sebagai  Francesca Bridgerton dan Masali Baduza sebagai Michaela Stirling.

Pengumuman tersebut memicu perdebatan, terutama karena Bridgerton Season 5 disebut akan berfokus pada kisah Francesca dan Michaela.

Tak sedikit penonton yang mengaku berencana melewatkan musim kelima ini.

Berikut sejumlah alasan mengapa Bridgerton Season 5 dianggap kurang memuaskan oleh sebagian penggemar.

BACA JUGA:Ending Live Action One Piece Season 2: Debut Chopper hingga Awal Konflik Alabasta

BACA JUGA:Syuting Live Action One Piece Season 3 Tengah Berlangsung

1. Menunggu Kisah Eloise

Salah satu kekecewaan terbesar penggemar adalah keputusan untuk lebih dulu mengangkat cerita Francesca. Padahal, banyak yang sudah lama menantikan kisah Eloise di Bridgerton Season 5.

Eloise dikenal sebagai karakter yang menonjol karena kepribadiannya yang berbeda dari perempuan pada masanya. Sebagai anak kelima keluarga Bridgerton, ia digambarkan berani, cerdas, dan memiliki jiwa bebas, bahkan kerap menentang norma pernikahan muda yang berlaku.

Alih-alih mengikuti arus, Eloise lebih memilih membaca, belajar, dan berdiskusi tentang isu sosial untuk memperluas wawasannya.

2. Tidak Mengikuti Urutan Novel

Kritik juga muncul karena perubahan alur dari novel karya Julia Quinn. Dalam versi buku, kisah Eloise seharusnya lebih dulu diangkat sebelum Francesca. Namun, serial ini kembali mengubah urutan tersebut, seperti yang sebelumnya terjadi pada cerita Benedict dan Colin.

Perubahan ini dinilai membuat perkembangan emosi terasa kurang kuat karena alur cerita melompat terlalu cepat. Apalagi dalam versi novel, saat kisah Eloise berlangsung, Francesca masih berada dalam masa berduka setelah kehilangan suaminya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: