Pelatih Brighton Mengecam Taktik Arsenal Usai Kekalahan Tipis di Liga Inggris
Pemain Arsenal sedang membawa bola dan dikejar oleh pemain Brighton-Ig @arsenal-
INFORADAR.ID - Manajer Brighton & Hove Albion, Fabian Hurzeler, meluapkan kekesalannya terhadap perilaku Arsenal setelah kalah 0-1 dari tim London Utara dalam lanjutan Premier League musim ini. Kritikan itu muncul bukan hanya karena hasil akhir, tetapi juga cara Arsenal menjalani pertandingan di American Express Community Stadium.
Pertandingan berlangsung dalam tempo tinggi, di mana Arsenal memimpin sejak menit awal berkat gol Bukayo Saka. Namun, meskipun Brighton mendominasi penguasaan bola dan peluang sepanjang laga, mereka gagal mencetak gol balasan. Pasca laga, Hurzeler menilai kemenangan Arsenal lebih banyak ditentukan oleh manajemen waktu ketimbang kualitas permainan.
“Saya merasa hanya satu tim yang benar-benar mencoba bermain bola,” ujar pelatih asal Jerman itu kepada awak media setelah pertandingan. Hurzeler menyoroti beberapa insiden, termasuk waktu yang dihabiskan oleh kiper Arsenal David Raya saat jatuh dan menerima perawatan, yang menurutnya bukanlah cedera serius tetapi bagian dari taktik untuk mengendurkan ritme pertandingan.
Kritik utama Hurzeler tertuju pada apa yang ia sebut sebagai “Arsenal membuat aturan mereka sendiri.” Ia menegaskan bahwa regulasi kompetisi saat ini memberikan celah bagi tim yang unggul untuk mengulur waktu terlalu lama, terutama di situasi set-piece seperti tendangan pojok atau lemparan masuk, tanpa adanya sanksi yang tegas dari wasit. Hurzeler bahkan menyatakan bahwa ia tidak akan pernah menggunakan pendekatan serupa dalam menangani pertandingan.
Kritikan ini semakin tajam ketika sang pelatih meminta Premier League dan wasit untuk menetapkan aturan yang lebih jelas soal batas waktu dalam set-piece, agar tak menurunkan kualitas sepak bola yang disaksikan oleh suporter. Menurutnya, tanpa batasan seperti itu, semua tim bisa saja memanfaatkan celah serupa, yang pada akhirnya merugikan pertandingan.
Sementara itu, manajer Arsenal, Mikel Arteta, memili tidak banyak menanggapi kritik tersebut. Arteta justru menyoroti usaha dan fokus timnya, serta menyatakan rasa bangganya terhadap para pemain yang berhasil meraih tiga poin penting di tengah tekanan.
Kemenangan tersebut membuat Arsenal semakin kokoh di puncak klasemen Liga Inggris, memperlebar jarak mereka dengan pesaing terdekat. Di sisi lain, Brighton harus kembali ke latihan untuk memperbaiki performa jelang laga-laga berikutnya.
Fikri Habib Hassar Maldya, Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Mathla’ul Anwar
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
