Disway Award

Iran Umumkan Perang terhadap AS–Israel Setelah Wafatnya Ayatollah Ali Khamenei

Iran Umumkan Perang terhadap AS–Israel Setelah Wafatnya Ayatollah Ali Khamenei

Rudal balistik milk saat diluncurkan untuk menyerang Israel dan pangakalan militer AS di Timur Tengah-Istimewa-

LEBAK, INFORADAR.ID – Kepergian Ali Khamenei pada Minggu, 1 Maret 2026, membawa duka mendalam bagi masyarakat Iran. Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran itu dilaporkan meninggal dunia dan memicu respons keras dari otoritas negara.

Tak lama setelah pengumuman resmi tersebut, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menyampaikan pernyataan belasungkawa atas wafatnya sosok yang mereka sebut sebagai Pemimpin Revolusi Islam, Ayatollah Seyed Ali Khamenei.

Mengutip laporan dari Tasnim News, IRGC menyatakan bahwa kematian Khamenei dipandang sebagai bentuk kemartiran di jalan Islam dan perjuangan bangsa Iran. Mereka menilai peristiwa itu justru semakin menguatkan tekad nasional untuk meneruskan cita-cita perjuangan yang telah dirintisnya.

Dalam pernyataan resminya, IRGC menegaskan bahwa wafatnya sang pemimpin akan memperkokoh komitmen rakyat Iran untuk tetap berada di jalur perjuangan yang telah ditetapkan.

Selain menyampaikan duka, IRGC juga mengumumkan langkah militer sebagai respons atas serangan yang dituduhkan kepada Amerika Serikat dan Israel. Mereka menyatakan bahwa Angkatan Bersenjata Iran telah meluncurkan serangan rudal dan drone dalam skala besar yang menargetkan wilayah Israel serta pangkalan militer Amerika di kawasan tersebut.

IRGC menuding tindakan yang dilakukan kedua negara itu sebagai pelanggaran serius terhadap prinsip agama, moralitas, serta hukum internasional. Mereka juga bersumpah akan memberikan balasan yang tegas dan setimpal.

Lebih jauh, IRGC mengungkapkan bahwa pemerintah Iran telah menetapkan masa berkabung nasional selama 40 hari untuk menghormati wafatnya Pemimpin Revolusi Islam. Dalam pernyataannya, mereka menegaskan bahwa insiden ini tidak akan dibiarkan tanpa konsekuensi, dan pihak yang dianggap bertanggung jawab diyakini akan menerima dampaknya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: