Supermarket Thailand Gunakan Daun Pisang Gantikan Plastik Sekali Pakai
Sayuran [email protected]
INFORADAR.ID - Sejumlah supermarket di Thailand mulai menerapkan langkah ramah lingkungan dengan mengganti kemasan plastik sekali pakai
menggunakan daun pisang untuk membungkus sayur dan buah segar. Inisiatif ini menjad bagian dari upaya mengurangi sampah plastik di sektor ritel pangan.
Daun pisang dipilih karena sifatnya yang mudah terurai secara alami, sehingga dinilai lebih berkelanjutan dibandingkan plastik konvensional.
Selain itu, penggunaan bahan alami ini juga dinilai mampu menjaga kesegaran produk sekaligus memberikan nilai estetika tradisional pada tampilan kemasan.
Meski terlihat sederhana, perubahan kemasan ini berpotensi memberikan dampak signifikan terhadap pengurangan volume sampah plastik harian.
Sektor ritel pangan diketahui menjadi salah satu penyumbang utama limbah plastik sekali pakai, terutama dari pembungkus produk segar.
Langkah supermarket di Thailand tersebut pun memunculkan diskusi di berbagai negara, termasuk Indonesi, mengenai peluang penerapan pendekatan serupa.
Indonesia sendiri menghadapi tantangan serius terkait pengelolaan sampah plastik, khususnya di kawasan perkotaan.
Penggunaan daun pisang sebagai alternatif kemasan dinilai memiliki potensi besar di Indonesia, mengingat ketersediaan bahan yang melimpah serta kedekatan budaya masyarakat dengan material alami tersebut.
Namun demikian, penerapan di skala ritel modern tetap memerlukan kajian lebih lanjut, terutama terkait aspek higienitas, logistik, dan daya tahan kemasan.
Inovasi kemasan berbasis bahan alami ini menjadi contoh bagaimana perubahan kecil dalam praktik bisnis dapat berkontribusi pada isu lingkungan global.
Fikri Habib Hassar Maldya Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Mathla’ul Anwar
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
