Tarif Wisata Baduy Luar dan Baduy Dalam di Pedalaman Banten
Rumah-rumah suku Baduy Banten--
LEBAK, BANTEN — INFORADAR.ID –Terletak di pedalaman Pegunungan Kendeng, Kabupaten Lebak, BANTEN, wisata budaya Baduy menawarkan pengalaman berbeda dari destinasi wisata biasa.
Wisata ini lebih dari sekadar melihat pemandangan alam pengunjung diajak merasakan langsung kehidupan tradisional yang masih lestari hingga kini.
Wisata Baduy ini cocok banget buat kamu yang suka trekking, belajar budaya, atau mau coba experience baru!
Wisata Baduy memiliki dua kelompok yaitu Suku Baduy Luar dan Suku Baduy Dalam.
Perjalanan menuju Baduy Dalam
Wisata Baduy di Kabupaten Lebak, Banten, menawarkan pengalaman yang unik bagi siapa pun yang ingin menjelajah alam sekaligus belajar budaya.
Perjalanan biasanya dimulai di Baduy Luar, wilayah yang lebih terbuka dan ramah bagi wisatawan, di mana kamu bisa menyusuri kampung adat dengan rumah panggung dari kayu dan bambu, melihat langsung kerajinan tangan penduduk, serta mengunjungi pasar lokal untuk membeli kain tenun, kopi organik, dan hasil pertanian tradisional.
Jalur trekking di sini memberikan kesempatan untuk menikmati hutan tropis yang masih alami, sungai jernih, dan pemandangan pegunungan yang menenangkan, cocok untuk wisatawan yang suka aktivitas outdoor.
Sementara itu, untuk trekking dari Baduy Luar menuju Baduy Dalam biasanya memakan waktu sekitar 4–6 jam sekali jalan, tergantung faktor.
BACA JUGA:Ujung Kulon, Wisata Banten yang Diakui Dunia
ABACA JUGA:Pulau Merak Kecil, Wisata Bahari yang Menawan di Banten
Baduy Dalam adalah wilayah yang sangat menjaga adat dan tradisi, di mana penduduknya hidup sederhana tanpa listrik atau teknologi modern.
Dan wisatawan pun harus siap dengan peraturan adat yang ada di Baduy Dalam. Suku Baduy Dalam masih menjalani tradisi tanpa alas kaki dan dengan pakaian serba putih yang melambangkan kesucian dan kedekatan dengan alam.
Akses ke Baduy Dalam sangat terbatas dan hanya bisa dilakukan dengan izin khusus, sehingga kunjungan lebih banyak bersifat edukasi atau melalui pemandu resmi, memberi wisatawan kesempatan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
