Disway Award

Dampak Pembongkaran Stadion, Pemkot Serang Tampung Pedagang di 2 Pasar

Dampak Pembongkaran Stadion, Pemkot Serang Tampung Pedagang di 2 Pasar

Pemkot Serang menampung pedagang terdampak pembongkaran stadion di 2 pasar baru-Dok. Istimewa-

INFORADAR.ID- Pemerintah Kota Serang menampung pedagang yang terkena dampak dari pembongkaran di Stadion Maulana Yusuf yang dilakukan oleh PT KAI di dua lokasi pasar ini.

Ketua Satuan Tugas Percepatan Pembangunan dan Investasi Kota Serang, Wahyu Nurjamil, menyampaikan bahwa Pemkot Serang telah menyiapkan dua lokasi relokasi untuk pedagang yang terdampak, yaitu di wilayah Kepandean dan Pasar Lama. 

Para pedagang diberi kebebasan untuk memilih lokasi yang diinginkan selama itu berada di aset milik Pemkot.

BACA JUGA:6 Cara mudah dan Tradisional Mengempukkan Daging di Rumah, Catat!

BACA JUGA:Dedi Mulyadi Murka di Acara Nganjang Ka Warga: Ini Forum Rakyat, Bukan Persikas!

Dia mengungkapkan bahwa pedagang diberi kesempatan untuk memilih lokasi yang mereka inginkan, tetapi hanya di tempat yang telah disediakan dan sah secara hukum.

Selain itu, ada juga bangunan yang sebelumnya disewakan oleh pihak ketiga tanpa izin, termasuk kantor dan percetakan.

Wahyu menambahkan bahwa untuk pelaku usaha seperti tukang cukur atau pedagang kecil lainnya, mereka masih bisa menyewa kios milik Pemkot jika ada yang tersedia. Pemerintah akan menyediakan solusi, namun harus melalui jalur resmi.

BACA JUGA:Mengenal Tradisi Idul Adha yang Berbeda-beda di Indonesia

BACA JUGA:7 Tips Lolos Pendaftaran Kuliah di PTN Favorit, Calon Mahasiswa Baru Wajib Tahu!

Dia juga menggarisbawahi pentingnya mematuhi aturan, agar tidak ada lagi kesalahpahaman di masa mendatang. 

“Kalau mau usaha, silakan, asal ikuti prosedur dan tempatnya resmi.” Ungkapnya. 

Penataan area stadion ini, merupakan bagian dari rencana besar untuk mengembangkan Kota Serang sebagai ibu kota provinsi yang tertib, bersih, dan representatif.

BACA JUGA:Akses Cepat untuk Huntara Cigobang! Pemprov Banten Siapkan Jalan Mobil

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: