Kasus Justice For Argo, Ternyata Pelaku Anak Petinggi Perusahaan Pembiayaan di Indonesia
Mahasiswa hukum UGM Argo Ericko Achfandi meninggal dunia tertabrak mobil BMW-@dewijusticia-Instagram
INFORADAR.ID - Ramainya tagar Justice for Argo yang meninggal dunia usai ditabrak mobil BMW.
Sosok mahasiswa UGM yang tertabrak bernama Argo Ericko Achfandi, kasusnya kini menjadi perhatian publik.
Tagar Justice for Argo muncul diduga ayah pelaku merupakan petinggi di salah satu perusahaan pembiayaan di Indonesia.
Sementara terduga juga merupakan mahasiswa di PTN yang sama sebagai mahasiswa fakultas FEB UGM.
"udh tau kasus ini blom gaiss? salah satu mahasiswa FH UGM ditabrak mobil bmw sampe MD, pelaku mahasiswa FEB PTN yang sama bapaknya punya jabatan tinggi, blm ada keadilan, plisss bantu kawal kasus ini. Justice for Argo," tulis akun X @tanyakanrl yang dikutip pada 27 Mei 2025.
Yang menjadi kemarahan publik, pelaku diduga mabuk saat mengendarai mobil hingga menabrak Argo dan merengut nyawanya.
"ga etis kalo mahasiswa hukum dikhianati sama hukum itu sendiri #JusticeForArgo," tulis akun @happyxis.
BACA JUGA:Fantastis Gaji Pengawas Koperasi Merah Putih Capai 15 Juta, Benarkah?
BACA JUGA:Lagu ‘Mangu’ dari FourTwenty Tembus Top 10 Spotify Global, Musik Indonesia Kembali Gema di Dunia
Kejadian ini berada di Jalanan Palangan, Ngaglik, Sleman Yogyakarta pada Sabtu malam 24 Mei 2025.
Argo yang mengendarai motor Vario akan berputar arah di lokasi kejadian, pelaku yang diketahui bernama Christiano Pangarepta Tarigan, melaju kearah korban dan tak bisa mengendalikan kecepatannya.
Argo mengalami luka berat dibagian kepala, sobekan bibir, memar di paha, dan lecet-lecet di area lengan. Ia meninggal di tempat.
Argo dikenal sebagai sosok yang hangat, kepergiannya menjadi luka bagi teman-temannya.
Area Fakultas Hukum UGM pada Patung Justicia sebagai patung Dewi Keaadilan dipenuhi oleh bunga untuk mengenang dan mengawal keadilan untuk Argo.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
